Membuat zona master baru pada Webmin


Sebuah zona master adalah satu untuk yang server DNS adalah sumber otoritatif informasi. Sebuah zona tunggal dapat diselenggarakan oleh beberapa server, tetapi hanya satu yang master – semua sisanya adalah budak. Jika Anda ingin menambahkan zona master baru untuk konfigurasi server anda, langkah-langkah untuk mengikuti adalah:
Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Konfigurasi DHCP Pada Debian Lenny 5.0


Kali ini mau sharing aja pada para pembaca pojok belajar mengenai Linux ya… Setelah beberapa hari ini offline karena lagi ngotak ngatik server debian mulai dari 0. Sebenarnya saya tidak begitu mengerti linux so.. Karena tuntutan embah, ya harus bisa.

Dengan berbekal pengetahuan seadanya dan dari embah google and yahoo sukses lah instalasi. Kali ini saya mau sharing tentang bagaimana mengkonfigurasi DHPC pada debian lenny versi 5 ke atas. karena pada versi ini dhcp ada perubahan dari versi sebelumnya, ok dech langsung aja ya…

Debian versi 5 pada konfigurasi dhcp nya telah berubah dengan adanya ISC. maka setelah beberapa kali di konfigurasi dengan melihat ebook dari mas mansyurin.co.cc berbeda.

Berikut langkah-langkahnya :

Cari paket DHCP servernya dengan mengetikan pada console :

debian:/home# apt-cache search dhcp | grep isc-dhcp

Maka akan muncul :

isc-dhcp-client-dbg – ISC DHCP client (debugging symbols)
isc-dhcp-client – ISC DHCP client
isc-dhcp-common – common files used by all the isc-dhcp* packages
isc-dhcp-dev – API for accessing and modifying the DHCP server and client state
isc-dhcp-relay-dbg – DHCP relay daemon (debugging symbols)
isc-dhcp-relay – ISC DHCP relay daemon
isc-dhcp-server-dbg – ISC DHCP server for automatic IP address assignment (debug)
isc-dhcp-server-ldap – DHCP server able to use LDAP as backend
isc-dhcp-server – ISC DHCP server for automatic IP address assignment

Setelah selesai, install paket DHCP Server nya :

debian:/home# apt-get install isc-dhcp-server

Tunggu dech sampai proses instalasi selesai…. ngopi dulu… ngidupi roko dulu… 🙂

Kalo udah selesai Konfigurasi dhcp nya dengan mengetikan :

debian:/home#nano /etc/dhcp/dhcp.conf

cari tulisan seperti di bawah ini :

#. . .
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.100 192.168.1.200;
option domain-name-servers ns1.pojokbelajar.com;
option domain-name “pojokbelajar.com“;
option routers 192.168.1.254;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
#. . .

NB: Untuk yang diberi tanda merah sesuaikan dengan konfigurasi server yang anda buat

setelah selesai ketik ctrl+x – enter – enter (untuk menyimpan hasil konfigurasi diatas)

setelah itu restart service dhcp servernya dengan mengetik :

debian:/home# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

setelah itu coba di komputer client dengan sistem operasi Windows dengan konfigurasi IP otomatis…

Selamat mencoba…

Thanks to… debianuxer.blogspot.com untuk share dhcp nya…

 

Seeting Server Hosting Webmin


Berikut saya share video untuk setting server Hosting webmin, semoga bermanfaat

%d blogger menyukai ini: